Biosecurity pada unit usaha budidaya ikan

Biosecurity pada unit usaha budidaya ikan adalah serangkaian tindakan dan prosedur yang dilakukan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit pada kolam budidaya ikan. Langkah-langkah biosecurity ini sangat penting untuk menjaga kesehatan ikan, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi kerugian ekonomi akibat serangan penyakit.

sepatu boot

Beberapa aspek penting dalam biosecurity pada budidaya ikan meliputi:

  • Pengawasan ketat terhadap sumber bibit ikan supaya bebas dari penyakit.

  • Sterilisasi peralatan dan lingkungan budidaya secara rutin.

  • Pengaturan aliran keluar masuk manusia, hewan, dan bahan untuk mencegah kontaminasi.

  • Isolasi dan penanganan cepat apabila ditemukan indikasi penyakit pada ikan.

  • Penerapan sanitasi yang baik pada fasilitas dan air yang digunakan.

Biosecurity dilakukan sebagai  tindakan preventif yang bertujuan untuk mencegah masuk dan tersebarnya penyakit di area budidaya. Menurut Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (2007), pengamanan biologi (Biosecurity) adalah upaya pengamanan sistem budidaya dari kontaminasi patogen akibat transmisi jasad dan jasad pembawa patogen (carrier) dari luar dengan cara-cara yang tidak merusak lingkungan. 

Fasilitas dan prosedur biosecurity pada Unit Usaha Budidaya Ikan umumnya belum tersedia, terutama pada unit usaha budidaya ikan yang dijalankan secara tradisional. Alat atau fasilitas biosecurity pada unit usaha budidaya ikan contohnya yaitu Foot bath (bilas kaki) dan wheel bath (bilas ban). Foot bath pada unit usaha budidaya ikan adalah proses membersihkan kaki atau alas kaki bagi pekerja sebelum memasuki area budidaya ikan. Tujuan utama dari foot bath ini adalah untuk mencegah masuknya kontaminan seperti penyakit, parasit, atau bahan kimia berbahaya ke dalam kolam atau instalasi budidaya ikan. Biasanya, foot bath terdiri dari bak berisi larutan desinfektan yang cukup efektif membunuh mikroorganisme berbahaya pada kaki atau alas kaki pekerja. Pelaksanaan foot bath ini merupakan salah satu langkah penting dalam penerapan biosekuriti guna menjaga kesehatan ikan dan meningkatkan produktivitas usaha budidaya.

Wheel bath atau bilas ban adalah fasilitas yang digunakan untuk membersihkan roda kendaraan yang masuk atau keluar dari area budidaya ikan. Fungsi utama wheel bath adalah mencegah masuknya kontaminan, seperti penyakit ikan, parasit, atau bahan kimia berbahaya, yang dapat terbawa oleh ban kendaraan. Dengan demikian, wheel bath membantu menjaga kebersihan dan kesehatan kolam budidaya ikan serta meminimalkan risiko penularan penyakit.

Pada praktiknya, wheel bath biasanya berupa kolam atau bak berisi air yang dapat dicampur dengan desinfektan khusus. Setiap kendaraan yang melintasi fasilitas ini akan membersihkan ban kendaraannya secara otomatis sehingga area budidaya ikan tetap terjaga sterilisasinya. Implementasi wheel bath menjadi bagian penting dalam biosekuriti pada unit usaha budidaya ikan untuk menjaga kualitas produksi dan keberlangsungan usaha.

referensi :

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor Kep.02/MEN/2007, Tentang Cara Budidaya Ikan Yang Baik.

Next
Next

Macam-macam produk olahan dari kelapa