0
Skip to Content
Agribisnis Info
Agribisnis Info
Home
Jual produk
research
Sektor Agribisnis
Agribisnis Perikanan
Blog-Fish
Blog-Agribisnis
Blog
Agribisnis Info
Agribisnis Info
Home
Jual produk
research
Sektor Agribisnis
Agribisnis Perikanan
Blog-Fish
Blog-Agribisnis
Blog
Home
Jual produk
research
Sektor Agribisnis
Agribisnis Perikanan
Blog-Fish
Blog-Agribisnis
Blog
  • my foto

  • my music

  • blog fish

  • blog agribisnis

  • tourism in Indonesia

  • fish hobbyist

  • aquascape

  • About

  • Research

  • Contact

  • Privacy Policy

  • Disclaimer

  • Digital Products

Videos agribisnis info
Piranha
November 8, 2025
Piranha
November 8, 2025

Piranhas are freshwater fish native to South American rivers and basins, particularly the Amazon, Orinoco, and ParanĂ¡ rivers. They thrive in warm, slow-moving waters such as rivers, floodplains, lakes, and reservoirs. These habitats typically feature dense vegetation and submerged roots, providing ample cover for hunting and protection.

Piranhas are freshwater fish native to South American rivers and basins, particularly the Amazon, Orinoco, and ParanĂ¡ rivers. They thrive in warm, slow-moving waters such as rivers, floodplains, lakes, and reservoirs. These habitats typically feature dense vegetation and submerged roots, providing ample cover for hunting and protection.

Piranhas prefer water temperatures ranging from 75 to 82 degrees Fahrenheit (24 to 28 degrees Celsius) and slightly acidic to neutral pH levels. Water clarity can vary from clear to murky, but they are highly adaptable to different water conditions within their natural environment. Their habitat supports a diverse aquatic ecosystem, which is crucial for their omnivorous diet consisting of fish, insects, plants, and occasionally small animals.

Read more →
November 8, 2025
Arapaima
October 28, 2025
Arapaima
October 28, 2025

The Arapaima is one of the largest freshwater fish species in the world, originating from the Amazon region in South America. This fish is scientifically known as Arapaima gigas and is also commonly called pirarucu in Brazil. Arapaima can grow to a very large size, reaching lengths of up to 3 meters and weighing up to 200 kilograms.

The Arapaima is one of the largest freshwater fish species in the world, originating from the Amazon region in South America. This fish is scientifically known as Arapaima gigas and is also commonly called pirarucu in Brazil. Arapaima can grow to a very large size, reaching lengths of up to 3 meters and weighing up to 200 kilograms. Its main uniqueness lies in its ability to breathe air directly, which allows it to survive in water with low oxygen levels.

Physically, the Arapaima has a long and slender body with golden and red scales on its back, making it easily recognizable. This fish is a predator that feeds on various small fish, crustaceans, and sometimes birds and small mammals found on the water's surface.

Read more →
October 28, 2025
Pemberian pakan ikan gurame
October 26, 2025
Pemberian pakan ikan gurame
October 26, 2025

Pemberian pakan ikan gurame merupakan salah satu aspek terpenting dalam budidaya ikan gurame agar pertumbuhan dan kualitas ikan dapat optimal. Pakan yang tepat akan memberikan nutrisi yang cukup untuk menunjang proses metabolisme, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mempercepat pertumbuhan ikan.

Pemberian pakan ikan gurame merupakan salah satu aspek terpenting dalam budidaya ikan gurame agar pertumbuhan dan kualitas ikan dapat optimal. Pakan yang tepat akan memberikan nutrisi yang cukup untuk menunjang proses metabolisme, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mempercepat pertumbuhan ikan.

Ikan gurame termasuk jenis ikan konsumsi dengan permintaan pasar yang cukup tinggi sehingga kebutuhan pakan harus diperhatikan secara cermat. Pakan yang umum diberikan untuk ikan gurame terdiri dari pakan alami dan pakan buatan (komersial). Pakan alami biasanya berupa plankton, serangga kecil, daun-daunan, atau fitoplankton yang tersedia di lingkungan budidaya, sedangkan pakan buatan dapat berupa pellet atau pelet yang mengandung nutrisi lengkap seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Frekuensi pemberian pakan ikan gurame disesuaikan dengan usia dan ukuran ikan. Untuk benih atau ikan muda, pakan diberikan sebanyak 3-5 kali sehari dengan jumlah yang masih kecil supaya tidak menimbulkan sisa pakan berlebih yang dapat mencemari air. Sedangkan untuk ikan gurame yang sudah berukuran besar, pakan dapat diberikan 2-3 kali sehari dengan porsi yang lebih besar menyesuaikan kebutuhan kalori mereka.

Komposisi pakan juga harus diperhatikan. Kandungan protein dalam pakan sangat penting terutama untuk pertumbuhan ikan, biasanya berkisar antara 25-35%. Selain itu, pakan harus mengandung lemak sehat, karbohidrat, serta vitamin dan mineral penting seperti kalsium dan fosfor untuk pembentukan tulang dan metabolism yang seimbang.

Teknik pemberian pakan juga mempengaruhi efisiensi penggunaan pakan. Pakan sebaiknya diberikan secara merata dan tidak dalam jumlah berlebihan agar tidak banyak yang tersisa dan membusuk di dasar kolam. Sisa pakan yang terlalu banyak dapat menyebabkan kualitas air menurun dan memicu penyakit pada ikan. Oleh karena itu, petani ikan harus mengamati pola makan gurame dan menyesuaikan pemberian pakan secara rutin.

Selain itu, pemberian pakan alami seperti daun katuk, kangkung, atau eceng gondok dapat menjadi tambahan nutrisi dan juga media untuk konsumsi pakan tambahan yang baik. Namun, tetap harus diimbangi dengan pakan buatan untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

Kesimpulannya, pemberian pakan ikan gurame harus dilakukan dengan memperhatikan jenis, frekuensi, jumlah, serta komposisi nutrisi. Pengelolaan pakan yang baik tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ikan, tetapi juga menjaga kualitas air dan kesehatan ikan sehingga produktivitas budidaya ikan gurame dapat meningkat secara optimal.

Read more →
October 26, 2025