Ciri-ciri benih ikan gurame yang berkualitas baik

Ciri-ciri benih ikan gurame yang berkualitas baik:

  • Ukuran seragam Benih memiliki panjang dan berat yang relatif sama. Seragamnya ukuran memudahkan pengelolaan pakan dan mengurangi persaingan antarbenih.

  • Aktif dan lincah Benih berenang aktif, responsif terhadap rangsangan, tidak lesu atau tenggelam di dasar. Aktivitas yang baik menandakan kondisi kesehatan yang prima.

  • Warna cerah dan jelas Warna tubuh benih tampak cerah, sisik menempel rapat dan tidak kusam. Warna kusam atau bercak-bercak dapat menandakan stres atau penyakit.

  • Insang berwarna merah segar Insang berwarna merah muda sampai merah segar menunjukkan oksigenasi dan kesehatan yang baik. Insang yang pucat, berlendir berlebih, atau berbau tidak sedap menunjukkan masalah.

  • Mata jernih dan menonjol normal Mata bening, tidak keruh atau cekung. Mata yang keruh atau menonjol abnormal bisa menandakan infeksi atau kualitas air yang buruk.

  • Tubuh utuh tanpa cacat Tidak ada luka terbuka, bengkak, bintik putih, jamuran, atau cacat tubuh lain. Cidera atau kelainan fisik meningkatkan mortalitas dan menurunkan nilai produksi.

  • Perilaku makan baik Benih cepat merespon pakan dan menunjukkan nafsu makan baik. Benih yang enggan makan berisiko mengalami pertumbuhan lambat atau penyakit.

  • Tidak ada tanda parasit eksternal Permukaan kulit dan sirip bersih, tanpa kutu ikan, bintik putih (ich), atau lentingan parasit lain.

  • Rasio hidup tinggi saat aklimatisasi Benih yang baik menunjukkan survival rate tinggi (umumnya >90%) saat dipindahkan dan diaklimatisasi dengan benar.

  • Asal benih jelas dan dokumenasi Sumber benih berasal dari pembenihan terpercaya atau hatchery yang menerapkan praktik biosekuriti. Tersedia catatan umur, ukuran, dan riwayat perawatan/vaksin jika ada.

  • Riwayat pakan dan pemeliharaan baik Benih yang dibesarkan dengan pakan seimbang dan lingkungan pemeliharaan yang baik cenderung lebih tahan penyakit dan cepat tumbuh.

Benih ikan Gurame

Tips singkat untuk pemeriksaan saat pembelian:

  • Amati perilaku selama beberapa menit di kolam atau wadah penjualan.

  • Minta sampel acak untuk cek fisik lebih dekat (insang, sisik, mata).

  • Tanyakan tentang umur, pakan, perlakuan medis, dan kondisi air di hatchery.

  • Lakukan aklimatisasi bertahap saat memindahkan benih ke kolam sendiri untuk mengurangi stress dan mortalitas.

Memilih benih berkualitas penting untuk efisiensi budidaya dan hasil panen optimal.

Previous
Previous

Cara memelihara tanaman lidah buaya dalam pot

Next
Next

Ciri-ciri ikan cupang berkualitas baik