Budidaya tanaman wortel di pekarangan rumah

Budidaya tanaman wortel di pekarangan rumah

Budidaya wortel di pekarangan rumah mudah dan cocok untuk pemula. Pilih varietas yang cocok untuk lahan sempit, seperti wortel lokal atau Nantes. Tanah ideal adalah gembur, ringan, dan berpasir dengan pH 6–7. Perbaiki tekstur tanah bila perlu dengan menambah kompos atau pasir untuk menghindari hambatan pertumbuhan akar.

wortel

Persiapan lahan: Bersihkan gulma, gemburkan tanah sedalam 30–40 cm, dan buat bedengan lebar 50–80 cm. Beri pupuk dasar kompos 2–3 kg per m² dan sedikit pupuk NPK sesuai petunjuk kemasan. Siram lalu ratakan.

Penanaman: Tabur benih secara merata atau tanam per baris dengan jarak antar tanaman 3–5 cm dan antar baris 20–30 cm. Tutup tipis benih dengan tanah halus. Benih biasanya berkecambah 7–14 hari. Untuk hasil optimal, lakukan penyulaman pada 2–3 minggu pertama.

Pemeliharaan: Penyiraman teratur penting, cukup lembab tapi tidak tergenang. Lakukan penyiraman pagi atau sore. Jaga dari gangguan hama seperti ulat dan kutu daun; gunakan insektisida nabati atau semprot air sabun ringan bila perlu. Kendalikan gulma dengan mencabut manual dan penyiangan rutin.

Pemupukan susulan: Beri pupuk organik cair atau pupuk NPK dosis kecil setiap 3–4 minggu untuk menunjang pertumbuhan daun dan akar.

Panen: Wortel siap panen 60–90 hari setelah tanam, tergantung varietas. Tandanya ukuran akar sudah sesuai dan warna cerah. Cabut perlahan agar tidak merusak akar. Simpan di tempat sejuk atau masukkan ke kulkas untuk umur simpan lebih lama.

Tips: Tanam pada musim tidak terlalu panas, manfaatkan naungan ringan di siang terik. Rotasi tanaman tiap musim untuk mencegah penyakit tanah. Dengan perawatan rutin, pekarangan kecil bisa menghasilkan panen wortel berkualitas.

Next
Next

Habitat ikan piranha